Braket Pagar Dinding Penahan Multi-tipe
Gambaran Umum Produk:
Braket pagar dinding penahan adalah sejenis struktur tambahan yang dirancang untuk dinding penahan. Melalui pemasangan dan penopang braket, struktur ini tidak hanya dapat secara efektif mencegah erosi tanah dan tanah longsor, tetapi juga meningkatkan stabilitas keseluruhan dinding penahan. Pada saat yang sama, bagian pagar dapat digunakan sebagai penghalang keamanan untuk melindungi pejalan kaki dari cedera yang tidak disengaja, dengan fungsi estetika dan praktis.Desain universalnya membuat produk ini cocok untuk Tiang Dinding Penahan Galintel Seri 100mm & 150mm, sehingga memudahkan pemasangan saat membangun pagar kayu dan baja di atas dinding penahan.
Jenis:
Beragam pilihan yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang berbeda.
Tampilan detail:
【Fitur Produk】
Stabilitas struktural: Penggunaan baja berkekuatan tinggi atau material paduan aluminium, melalui perhitungan presisi dan pengujian ketat, untuk memastikan bahwa struktur tersebut stabil, mampu menahan berbagai tekanan dan benturan lingkungan yang kompleks.
Desain yang indah: Menyediakan berbagai pilihan gaya, seperti kesederhanaan modern, keanggunan klasik, gaya pedesaan, dll., dapat disesuaikan dengan gaya dekorasi luar ruangan Anda, meningkatkan efek visual secara keseluruhan.
Aman dan tahan lama: Permukaan menggunakan teknologi perawatan anti-korosi canggih, seperti galvanisasi celup panas, penyemprotan elektrostatik, dll., secara efektif menahan erosi angin dan hujan, memperpanjang masa pakai, dan memastikan penggunaan yang aman dalam jangka panjang.
Pemasangan mudah: Desain modular, proses pemasangan tanpa konstruksi yang rumit, hanya perakitan dan pengencangan sederhana, sangat menghemat waktu dan biaya pemasangan.
Aplikasi Pagar:
Dinding harus dirancang dengan tepat untuk menampung beban angin tambahan yang dikenakan pada semua jenis pagar tertutup; misalnya, dengan meningkatkan kedalaman penanaman tiang.
Diagram Penampang Melintang – Aplikasi Pagar
Langkah-langkah Instalasi:
Hubungi kami:




















